“MENGENALKAN BAHASA INGGRIS UNTUK AUD”

“MENGENALKAN BAHASA INGGRIS UNTUK AUD”

Total physical response adalah sebuah metode yang digunakan untuk membantu belajar kedua bahasa.Metode ini dipandang sebagai metode yang sesuai untuk mengajarkan bahasa Inggris pada anak usia dini dimana pembelajarannya lebih mengutamakan kegiatan langsung berhubungan dengan kegiatan fisik (physical) dan gerakan (movement). Contoh kegiatan dengan menggunakan metode total physical response yang dapat dilakukan oleh guru dan siswa antara lain: Latihan dengan menggunakan perintah (Imperative Drill ), merupakan aktivitas utama yang dilakukan guru di dalam kelas dari metode TPR. Latihan berguna untuk memperoleh gerakan fisik dan aktivitas dari siswa. Dialog atau percakapan (conversational dialogue). Bermain peran (Role Play), dapat dipusatkan pada aktivitas sehari-hari seperti di sekolah, restoran, pasar, dll. Presentasi dengan OHP atau LCD, Aktivitas membaca (Reading) dan menulis (Writing) untuk menambah perbendaharaan kata (vocabularies) dan juga melatih pada susunan kalimat berdasarkan tenses dan sebagainya

Guru bahasa inggris dapat dan harus menggunakan lagu sebagai bagian dari repertoar mereka mengajar kelas. Lagu berisi bahasa asli, mudah didapat, memberikan kosa kata, tata bahasa dan aspek budaya dan yang menyenangkan bagi para siswa. Mereka dapat menyediakan berbahasa berharga, mendengarkan dan praktek bahasa dalam dan keluar dari kelas. Keuntungannya adalah belajar mengenai bahasa inggris lewat lirik lagu bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris seseorang karena dengan mendengarkan lagu pembelajaran akan sangat menyenangkan dan pembelajaran tidak akan membosankan. Dan juga dengan belajar bahasa inggris lewat lirik lagu seseorang akan dapat mengartikan sekaligus mengetahui cara pengucapannya yang benar lewat nyanyian lagu tersebut.

keuntungan dengan menggunakan games. Pembelajaran bahasa inggris dengan menggunakan games sangat menyenangkan bagi anak-anak dan anak-anak dapat belajar dengan lebih efektif melalui kegiatan yang menyenangkan tersebut. Namun yang perlu di ingat bahwa bersenang-senang tidak cukup, sebaiknya dalam kegiatan yang menyenangkan tersebut perlu di sisipkan pula kegiatan yang dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan sebelumnya.

Cara menerapkannya di kelas. Mendengarkan cerita merupakan suatu aktivitas yang sangat diminati, cerita memiliki daya tarik tersendiri bagi semua orang. Menggunakan cerita dalam pengajaran merupakan suatu aktivitas yang menyenangkan, menghibur dan mendidik bagi anak usia dini.             Cara menerapkannya di kelas dengan cara mengajarkan kosa kata pada anak sebelum bercerita selanjutnya guru bercerita dengan kreativitas, guru harus bercerita dengan variasi suara, cerita janganlah terlalu monoton dan hanya terfokus pada ceritanya saja. Dan guru harus bisa memilih cerita yang cocok untuk anak.

Cara membuka kelas dan menutup kelas dengan bahasa inggris. Sebagai pembuka

Doa dan Salam: good morning, good afternoon

Setiap proses belajar hendaknya diperkenalkan juga kepada anak untuk berdoa dan saling mengucapkan salam. Melalui kegiatan berdoa pendidik dapat mengenalkan dan membina anak agar selalu dekat kepada tuhan. Misalnya, lagu” morning prayer” sebelum melakukan kegiatan

Memberi motivasi: misalnya, menggunakan games yang membangkitkan motivasi dan minat belajar.

Menyampaikan tujuan pembelajaran. Tulis di papan tulis pokok materi. Misalnya: introducing others. Untuk mengakhiri proses KBM dapat menggunakan nyanyian sebagai penutup, misalnya lagu: good bye

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s