pemilihan dan pemanfaatan alat permainan AUD

285350~1

Pemilihan dan Pemanfaatan Alat Permainan untuk Pengembangan

Bahasa

Tema:Alat Komunikasi

Sub Tema:Telepon

Jenis-jenis alat permainan

  • Menyusun huruf

Keuntungan alat permainan:

Anak diminta untuk mencari huruf-huruf yang ada di dalam sebuah kotak yang telah di sediakan oleh guru,selanjutnya anak menyusun huruf yang telah dicari menjadi sebuah kata atau kalimat seperti(t-e-l-e-f-o-n).permainan ini dapat mengembangkan anak membaca dan mengembangkan huruf vocal anak.

Alat-alatnya:

  1. Kardus
  2. Potongan kertas berwarna-warni
  3. spidol
  4. papan planel

Cara membuat:

  1. sediakanlah kertas yang berwarna
  2. kemudian guntinglah kertas sebesar ±5cm berbentuk persegi
  3. guntinglah kertas tersebut sebanyak huruf yang diperlukan
  4. setelah selesai menggunting kertas,tulislah huruf pada kertas tersebut dengan menggunakan spidol
  5. selanjutnya kertas yang telah ditulis dengan huruf tadi,dimasukkan kedalam kardus yang besar.

Langkah-langkah:

  1. guru meminta 2-3 anak untuk kedepan
  2. selanjutnya anak diminta untuk menyusun kata yang di sebutkan oleh guru misalnya: telefon
  3. anak mencari huruf-huruf yang sesuai di dalam kardus yang sudah disediakan
  4. anak bersama teman nya berlomba untuk menyusun kata tersebut,bisa saja guru membuat peraturan bermain siapa yang cepat akan di beri hadiah.
  • Mari Membuat Telepon -telponan

Keuntungan alat permainan:

Anak akan berbicara dengan  teman mereka  dengan menggunakan alat telpon-telponan .alat permainan ini dapat melatih anak dalam berbicara,serta pendengaran anak juga terlatih.

Bahan :

1.kaleng bulat

2.benang Jagung

3.gunting

4.paku

5.palu

Cara membuat:

  1. Buatlah lubang kecil ditengah-tengah, tutup kedua kaleng menggunakan paku. Ambil  sepasang benang masing-masing berukuran 2 meter.
  2. Kemudian, memasukan ujung benang ke masing-masing lubang dikedua kaleng, dari arah luar ke dalam kaleng.
  3. Selanjutnya  anak-anak mengikat ujung benang ditiap kaleng

Langkah-langkah

  • anak  memilih rekan sebagai teman bicara
  • Mintalah masing-masing anak memegang kaleng, kemudian bergerak menjauhi rekannya sampai benang terentang tegang.
  • Pasangan anak itu bisa berbicara ditelepon  pendengaran  cukup mendekatkan kaleng  ketelingganya.

Misalnya :        Rita: ‘’hallo…dapat bicara dengan mesya?’’

Mesya:‘’iya ,ini Mesya?

Rita :mesya bagaiman kalau kita main boneka bersama?

Mesya:ayo,,,,,,,,,,!

  • Benda Apa di Dalam Kotak ?

Keuntungan alat permainan:

Aktivitas ini membantu kecakapan mendengar dan kemampuan berbahasa anak ketika menceritakan apa yang anak lihat didalam kotak.

Bahan:

  1. satu kotak
  2. Benda kecil untuk diletakan di dalam kotak  ( setidaknya 1 benda untuk anak)

Cara membuat :

  1. siapkan beberapa buah kotak  kemudian  isi kotak  tersebut dengan benda-benda misalnya: spidol,penggaris,penghapus,dll.

Langkah-langkah:

  • Bawa kotak saat anak-anak berkumpul
  • Katakan pada anak  ada sesuatu  dalam kotak.
  • Buat kesepakatan jika sudah  membuka kotak  anak harus  menceritakan apa yang ada dalam kotak.
  • Seluruh anak  memilih kotak & kemudian  anak menceritakan  tentang apa  yang berada  didalam  kotak seperti :apa gunanya,namanya dll.
  • Pesan Berantai

Keuntungan alat permainan:

Kemampuan mendengar anak dapat berkembang,dan kemampuan bahasa anak juga berkembang, selain kemampuan mendengar dan bahasa dengan alat permainan ini kemampuan mengingat anak juga berkembang. Seperti anak bisa mengingat informasi yang disampaikan temannya dan selanjutnya anak memberikan informasi itu kepada teman yang berikutnya.

Bahan :

1.kotak

2.Gambar

Cara membuat:

1.Siapkan satu buah kotak

2.Siapkan beberapa   buah gambar  tersebut

3.Lalu,gulung gambar  tersebut& masukan gambar tersebut kedalam kotak.

Langkah –langkah :

  • Suruh anak membuat barisan
  • Lalu guru mengambil kotak  yang berisi gulungan  gambar tersebut &  meminta anak yang bagian barisan depan  untuk mengambil  satu gulungan untuk kotak  tersebut.
  • Setelah itu ,anak  yang mengambil  gulungan  tersebut membisikan apa  yang dia lihat dalam  gambar kepada  teman  dibelakangnya sampai teman yang berada paling belakang.
  • Lalu  guru menyakan  pada anak  yang paling  belakang  tentang informasi  apa yang ia dapat.

PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN UNTUK PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI

Keterampilan motorik halus (fine motor skills) adalah aktivitas-aktivitas yang memerlukan pemakaian otot-otot kecil pada tangan. Aktivitas ini termasuk memegang benda kecil seperti manik-manik, butiran kalung, memegang sendok, memegang pencil dengan benar,menggunting, melipat kertas, mengikat tali sepatu, mengancing, dan menarik ritsleting.  Aktivitas tersebut terlihat mudah namun memerlukan latihan dan bimbingan agar anak dapat melakukannya secara baik dan benar. Meningkatkan keterampilan motori halus dapat di latih dengan berbagai kegiatan yang positif seperti menggambar dan mewarnai merupakan salah satu cara meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Beberapa keterampilan tangan yangpenting bagi anak untuk dikembangkan adalah :

  1. Mampu melengkungkan telapak tangan membentuk cekungan (palmar arching)
  2. Menggunakan jari telunjuk dan jempol untuk memegang suatu benda, sambil menggunakan jari tengah dan jari manis untuk kesetabilan tangan mereka (hand side separation).
  3. Membuat bentuk lengkung dengan jempol dan telunjuk (open web space)

Alat permainan:

  • Membentuk plastisin dengan tangan

Alat dan bahan yang di gunakan:

  • Plastisin yang berwarna-warni
  • Papan abo/papan ujian untuk alasnya
  • Celemek

Cara membuatdan menggunakannya:

  • Sediakan plastisin yang berwarna-warni
  • Anak diminta untuk mengaduk plastisin terlebih dahulu dengan tangan,agar warnanya merata
  • Selanjutnya anak dibimbing oleh guru untuk membentuk plastisin menjadi binatang atau bentuk lainnya

Alat permainan:

  • Melipat dan menggunting  kertas origami
  • Mengambar dan mewarnai

Alat dan bahan yang di gunakan:

  • Krayon
  • Buku gambar
  • Pensil
  • Penghapus

Cara membuat:

  • Sediakan pola yang akan di gambar oleh anak.
  • Bimbing anak untuk menggambarnya.
  • Setelah anak selesai menggambar pola anak di bombing utuk mewarnai.

Alat dan bahan yang digunakan:

  • Kertas origami
  • Gunting
  • Lem

Cara membuat:

  • Kertas dilipat menjadi persegi empat
  • Di lipat setiap sudut kertas.
  • Di gunting setiap ujung kertas.

Langkah langkah alat permainan:

  • Guru dan anak mengucap salam
  • Anak berdoa bersama
  • Guru memperlihatkan media pembelajaran
  • Guru mengjak ank bermain dengan kertas origami.
  • Guru menjelaskan apa bentuk permainanya, atau guru memberitahu anak bahwa hari kita bermain melipat dan menggunting
  • Pertama guru membagikan kertas kepada masing-masing anak
  • Guru memperaktekan didepan anak bagaiman cara melipatnya, samba anak melakukanya
  • Guru mengajak anak menggunting bagian yang harus dihilangkan,
  • Setelah menggunting  guru mengajak anak menempel bagian kertas yang perlu di temple.
  • Hingga menjadilah sebuah keranjang buah
  • Setelah  selesai melakukanya guru menyeling kembali dengan bernyani.
  • Selanjutnya anak istirahat dan barmain, makan bersama.
  • Sebelum pulang anak berdoa bersama dan memberi pengutan ata reword kepada nak dengan mengisi keranjang anak dengan buah.

Keuntungan alat permainan:

Dengan alat permainan melipat dan menggambar serta mewarnai motorik halus anak akan semakin berkembang agar gerakan jari anak lebih lentur, gerakan motorik halus anak juga dapat mengarahkan pada perkembangan otak anak, karena dengan adanya koordinasi antara mata dan tangan, melipat juga merupakan permainan yang tidak sulit untuk diikuti anak, dengan melipat anak juga dapat mengembangkan aspek kognitif yaitu pada saat guru mengarahkan untuk mengetahui warna apa kertas yang sedang dipegang anak, menghitung sisi-sisi kertas dan menghitung banyaknya lipatan, permainan ini juga dapat mengembagkan aspek social emosional yaitu di waktu anak harus melipat dengan rapi, menggunting dan menempelnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN

MOTORIK KASAR ANAK

Jenis alat permainan :

  • menangkap dan melempar bola.
  • Anak berjalan di atas papan titian.
  • Anak bermain seluncuran.
  • Anak bermain  jungkat – jangkit.

Alat dan bahan :

  • Bola.
  • Papan titian.
  • Seluncuran
  • Jumgkat – jangkit.

Cara menggunakan permainan :

  • Anak diminta untuk melempar bola.
  • Selanjutnya di tangkap oileh anak lain.
  • Anak di minta untuk meniti papan titian

Keuntugan alat permainan :

Dengan permainan melempar dan menangkap bola, motorik kasar anak dapat berkembang.

 

 

 

 

PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN

PERDEPSI PENGLIHATAN & PERSEPSI PENDENGARAN

Jenis-jenis alat permainan:

  • Gitar mainan
  • Lonceng kaleng
  • Tape recorder
  • Rekaman macam-macam suara, misalnya macam-macam suara binatang
  • Gemericing
  • Terompet mainan
  • Alat perkusi
  • Gambar-gambar
  • Bentuk-bentuk geometri atau bentuk balok
  • Buku cerita

Alat yang digunakan:

  • Gambar-gambar binatang
  • Rekaman suara binatang melalui handphone
  • Gemericing

Cara membuat:

Pembuatan gemericing

  • Alat dan bahan :
  1. 8 tutup botol limun
  2. 2 buah paku
  3. Palu
  4. Sepotong kayu sesuai keinginan yang telah di bentuk sedemikian rupa
  • Cara pembuatan :
  1. Tutup botol limun terlebih dahulu di pipih kan dengan menggunakan palu
  2. Paku kan tutp botol limun tersebut di atas permukaan kayu
  3. Pada masing-masing paku di lekatkan 4 buah tutup botol limun
  4. Atur jarak untuk pemasangan paku dan tutup limun berikut nya
  5. Paku yang di tempelkan jangan terlalu dalam agar tutup botol limun memiliki ruang untuk dapat menimbulkan bunyi

Keuntungan alat permainan:

-          Gemericing

Alat dan bahan mudah di dapat dan mudah di buat serta tidak mengeluakan biaya yang mahal, selain itu gemericing juga mampu menghidupkan suasana belajar anak

-          Rekaman dan gambar

Dapat menarik perhatian anak dengan alat dan gambar yang di tampilkan, sehingga anak menjadi antusias dalam mengikuti pelajaran serta alat nya juga mudah di dapat

Langkah-langkah pelaksanaanya:

Tema   :  binatang

Sub tema :  binatang ternak

  • Atur tempat duduk anak
  • Bercakap-cakap tentang binatang darat
  • Guru mengajak anak untuk bernyanyi  lagu ‘Helly’ bersama sama di iringi dengan gemericing
  • Guru masuk pada kegiatan pembelajaran yaitu guru memperdengarkan suara-suara binatang darat melalui rekaman dari handphone, kemudian anak di suruh menebak bunyi suara tersebut
  • Setelah anak dapat menebak bunyi tersebut, guru memperlihat kan beberapa gambar binatang darat dan guru meminta anak untuk menebak gambar sesuai dengan suara rekaman yang telah di perdengarkan pada anak tadi.
  • Guru meminta anak untuk memperagakan gaya binatang yang di sebutkan oleh guru

PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN

ASPEK SOSIAL-EMOSIONAL ANAK

  1. A.    Jenis – Jenis Permainan Untuk Perkembangan Aspek Sosial-Emsional Anak
  2. a.      Meronce

Meronce merupakan cara pembuatan benda hias atau benda pakai yang dilakukan dengan menyususun bagian-bagian bahan berlubang atau yang sengaja dilubangi memakai bantuan benang, tali, dan sejenisnya.

  1. b.      Melipat  

Melipat adalah suatu teknik berkarya seni / kerajinan tangan yang umumnya dibuat dari bahan kertas, dengan tujuan untuk menghasikan aneka bentuk mainan, hiasan, benda fungsional, alat peraga dan kreasi lainnya. Bagi anak usia taman kanak-kanak melipat merupakan salah satu bentuk kegiatan bermainan kreatif yang menarik dan menyenangkan. Mengunting, Merobek Dan Menempel

Mengunting, merobek merupakan kegiatan kreatif yang menarik bagi anak-anak. Mengunting, merobek merupakan teknik dasar untuk membuat aneka bentuk kerajinan tangan, bentuk hiasan dan gambar dari bahan kertas dengan memakai bantuan alat pemotong atau dirobek secara langsung dengan tangan.

  1. c.       Permainan Mozaik

Permainan mozaik adalah potongan aneka bentuk geometri warna warni dari papan kayu atau triplek. Yang dihimpun dalam satu wadah. Ratusan potongan bentuk geometri itu bisa untuk menyusun bentuk-bentuk benda dan binatang atau apapun sehingga mainan edukatif.

  1. d.      Puzle

Puzle merupakan menyusun gambar melalui potongan – potongan gambar

  1. e.       Balok Bangunan

Berbagai macam balok seperti balok besar, kecil polos warna, bentuk geometri, kubus – kubus dan prisma dibentuk sebuah bangunan.

Alat Permainan:

  • Permainan Mozaik

Keuntungan alat permainan:

Alat permainan ini dapat mengembangkan social emosial anak dimana anak disini dilatih untuk bersabar dalam menempel ratusan potongan kertas yang kecil-kecil yang di himpun dalam satu wadah dengan bentuk-bentuk binatang dll. Permainan mozaik ini juga memiliki manfaat untuk anak usia dini antara lain Pengenalan bentuk, Pengenalan warna, Melatih kreatifitas, Melatih motorik halus, Melatih emosi dan Mengenal konsep geometri. Selain itu pada permainan mozaik ini alak juga dilatih rasa tanggung jawabnya yaitu anak mampu menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pendidik. Kemampuan bekerja sama dan menghargai orang lain juga dapat dilatih pada permainan mozaik ini dalam mengatur sosial dan emosional anak.

Alat atau bahan membuat alat permainan:

  • Pola mozaik
  • Kertas origami
  • Gunting
  • lem

Cara membuat alat permainan:

  1. Sediakan pola yang akan di buat
  2. Membentangkan gambar atau pola mozaik
  3. Mengambil selembar origami dan sebuah gunting untuk membuat potongan – potongan mozaik dengan salah satu bentuk geometri, misalnya lingkaran, segitiga dan lain – lain.
  4. Selanjutnya permukaan pola mozaik diberi lem
  5. Setelah itu ditempelkan potongan mozaik dengan rapi dan rapat

Langkah-langkah pelaksanaan alat permainan:

-          Guru menyiapkan atau menyediakan gambar yang akan diisi dengan mozaik

-          Guru menyediakan seperti gunting, lem perekat, dan kertas origami untuk dijadikan potongan – potongan mozaik oleh anak.

-          Guru mengatur posisi duduk anak dengan kondusif

-          Guru melihatkan kepada anak gambar yang akan ditempel potongan mozaik

-          Guru menarik perhatian anak untuk memperhatikan dan kemudian memperkenalkan satu persatu alat yang akan digunakan.

-          Guru dengan anak membuat kesepakatan aturan untuk menggunakan alat sesuai dengan fungsinya.

-          Guru membagikan pola mozaik, kertas origami, gunting dan lem.

-          Guru mempersilahkan anak untuk melaksanakan kegiatan

-          Guru mengotrol setiap kegiatan anak, jika ada anak yang tidak bisa / tidak mau bekerja maka guru dapat membantu anak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN KOGNITIF ANAK

Alat permainan:

Pembuatan alat permainan

bahan bahan :

  • kertas asturo biru,kuning,jingga
  • kertas karton
  • pensil
  • lem
  • gunting

Cara membuat alat permainan:

  • buat jaring jaring rumah ,pada kertas karton dan gunting .lalu satukan dengan lem sehingga membentuk bangunan rumah.
  • gambar 3 buah jendela di kertas asturo kuning dan 1 buah pintu di asturo jingga.lalu gunting.
  • hasil kerja no 2 masing masing tempel di ketiga dinding rumah hasil kerja no 1
  • jadilah sebuah bangunan rumah ,yang ada jendela dan pintu.

Analisis Kelompok

Analisis kelompok 1 : perkembangan sosial anak.

Tema               : lingkngan ku.

Sub tema         : rumah ku.

Alat permainan yang digunakan pazzale gambar rumah,kertas origami, dan menggunakan permainan mozaik.

Penampilan dari kelompok satu sudah cukup baik, anak-anak bisa mengikuti pelajaran dengan baik, guru dan anak bisa berinteraksi dengan baik,gurunya juga bisa menarik perhatian anak sehingga pelajaran menjadi bersemangat.

Bisa mehamami yang dijelaskan oleh guru, anak bisa berkerja sama, dam dalam permainan tersebut anak dapat berkemampuan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas nya.

Dalam perkembangan emosi anak sudah berkembang dengan bekerja secara berkelompok dan juga menghargai teman.

Dari segi sosial juga sudah berkembang dengan adanya anak merasa senang dalam mengikuti pelajaran bersama-sama dan teliti

Tetapi alatnya masih kurang cocok untuk kerja sama atau kelompok, sebaiknya alat yang digunakan harus cukup besar,dan alat permainan harus disesuaikan dengan jumlah anggota.

Analisis kelompok II: PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS

Tema: DIRI SENDIRI

Sub tema: KESUKAANKU

Alat permainan: membuat keranjang dari kertas origami yang berwarna-warni,gunting,lem.

Penampilan kelompok bagus,anak bisa mengikuti kegiatan yang diberikan oleh guru,permainan yang diberikan guru sudah dapat mengembangkan motorik halus anak dengat cara melipat,menggunting kertas.

Tetapi langkah-langkahnya terlalu rumit untuk anak usia dini, sebaiknya media yang digunakan tidak terfokus pada satu alat permainan saja,interaksi guru dengan anak kurang hangat jadi proses pembelajaran kurang bersemangat.

Analisis kelompok 3 : PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR.

Tema               : UDARA, AIR, API.

Sub tema         :

Dalam berperan sebagai guru,guru nya tidak serius dalam menjalankan perannya, dan kemudian guru kurang memahami konsep,sehingga dalam pembeljaran tidak berjalan secara maksimal.sebaiknya bahasa yang digunakan untuk anak itu bahasa yang sederhana,alat permainannya kurang untuk mengembangkan motorik kasar anak sebaiknya permainan yang digunakan bervariasi.

Analisis kelompok 5 : PERKEMBANGAN PERSEPSI PENGLIHATAN ANAK.

Tema               : BINATANG

Sub tema         : BINATANG DARAT.

alat permainan yang digunakan adalah handpone,

Penampilan kelompok lima suda cukup bagus,perkembangan persepsi penglihatan sudah berkembang dalam pembelajaran dengan menggunakan gambar-ganbar binatang,dan dengan mendengarkan suara hewan dapat meningkatkan perkembangan persepsi anak,

Guru berperan sangat bagus dan anak bisa beriteraksi baik dengan guru.

Tetapi permainannya tidak bervariasi,guru hanya terfokus pada satu permainan saja, pengelolaan kelasnya kurang,guru hanya berdiam pada satu tempat saja.

Analisis kelompok 6 : PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK

Penampilan kelompok  sudah cukup bagus,anak dapat berinteraksi dengan guru sangat baik,guru bisa menarik perhatian anak, tetapi penjelasan dari guru kurang bisa di pahami,permainan kurang cocok dengan perkembangan kognitif anak sebaiknya anak disuruh membangun atau menyusun balok yang sudah disiapkan sehingga kognitif anak dapat berkembang. Perkembangan yang diberikan guru lebih mengarah pada pangembangan motorik halus anak.

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s